Surat kabar Lebanon, Al Akhbar, Sabtu (5/6/2021) melaporkan, beberapa hari setelah gencatan senjata dicapai Palestina dan Israel, ketegangan keduanya kini kembali memanas.
Aksi kekerasan aparat keamanan Israel terhadap "warga Palestina 48" masih berlangsung, dan aksi-aksi penumpasan serta penangkapan atas warga Palestina di Tepi Barat dan Al Quds juga meningkat.
Istilah warga Palestina 48 merujuk pada warga Arab yang tinggal di dalam wilayah yang diduduki Israel pada tahun 1948. Israel menyebut mereka sebagai "Orang-orang Arab Israel".
Pada saat yang sama, Israel juga mengerahkan sejumlah banyak drone mata-mata yang terbang rendah ke Jalur Gaza. Kelompok perlawanan Palestina di Gaza menembaki drone-drone Israel tersebut untuk menunjukkan kesiapan mereka. (HS)
342/